Pembinaan Guru dan Staf MIN Kota Blitar

Selasa, 15 Mei 2018

Pembinaan Guru dan staf Min Kota Blitar oleh Kepala Kemenag Kota Blitar Bapak Muhtar Hazawawi

Mengingat peranan strategis guru dalam setiap upaya peningkatan mutu, relevansi dan efisiensi pendidikan, maka pengembangan profesionalisasi guru merupakan kebutuhan. Benar bahwa mutu pendidikan bukan hanya ditentukan oleh guru melainkan oleh mutu masukan (siswa), sarana, manajemen dan faktor-faktor eksternal lainnya. Akan tetapi seberapa banyak siswa mengalami kemajuan dalam belajarnya, banyak tergantung kepada kepiawaian guru dalam membelajarkan siswa.

Dalam sambutannya Kepala MIN Kota Blitar mengatakan bahwa MIN Kota Blitar kekurangan lokal untuk mengajar. Sehingga dengan terpaksa harus menyekat satu kelas menjadi dua kelas. Kelas pun menjadi sempit, panas dan pengap. Selain itu Nanik Dwiyani juga meminta dukungan Kepala Kemenag Kota Blitar untuk adanya perubahan sehingga menjadi MIN yang lebih baik.

Menjawab dari apa yang telah disampaikan oleh Kepala MIN Kota Blitar, Bapak Muhtar Hazawawi mengatakan bahwa MIN diminta untuk berbenah sekecil-kecilnya sampai sebesarnya. Sebenarnya kekurangan lokal mengajar bukanlah menjadi suatu alasan. Mengajar bisa dimana saja dengan metode apa saja. Tidak harus di dalam ruangan. Kita jangan hanya memikirkan sarana saja. Pikirkan apa prestasi MIN Kota Blitar ini. Apa prestasi gurunya? Apabila MIN ini punya prestasi, sarana prasarana akan terpenuhi dengan sendirinya. Visi jangan hanya ditempel.

Ketika menancapkan prestasi, kita harus setiap hari membicarakan tentang prestasi. Supaya prestasi itu bisa menancap dalam hari dan pikiran kita. Sehingga kita punya semangat untuk mewujudkan prestasi itu. Prestasi apa yang harus di unggulkan di MIN ini harus jelas.

Kelemahan yang kita punya adalah nikmat. Supaya kita bersyukur. Kita harus jujur pada diri sendiri, akhirnya kita berbenah. Jadilah hamba allah yang pandai bersyukur.